Senin, 15 Oktober 2012

Perawatan Gigi & Gusi

Perawatan Gigi & Gusi Agar Janin Tumbuh Sehat


 


Kesehatan gigi dan gusi memiliki andil cukup besar pada kesehatan janin di dalam rahim.
Kesehatan gigi dan gusi kerap diabaikan oleh wanita hamil maupun pasangan yang merencanakan kehamilan. Padahal, gigi dan gusi yang bermasalah bisa mempengaruhi kesehatan janin di dalam rahim. Menghambat perkembangan janin dan membawa risiko keguguran.

Sementara, adanya perubahan hormonal, yaitu meningkatnya aktivitas hormon progesteron dan estrogen pada wanita hamil cenderung akan melemahkan gigi dan gusi. Itu sebabnya, gigi dan gusi pada wanita hamil sangat rentan terhadap bakteri dalam plak, dan mudah terkena gingivitis (radang gusi). “Gejalanya terlihat pada gusi yang menjadi lebih merah, bengkak, dan mudah berdarah,” ujar drg. Nina Ariyani.

Masalah tesebut, bisa memicu timbulnya kelainan periodontal, atau infeksi kronis gusi dan jaringan penyangga gigi yang berhubungan dengan kelahiran prematur, preeclampsia, dan memiliki risiko lebih tinggi pada kemungkinan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Sementara kuman/mikroflora dalam rongga mulut ibu dapat mempengaruhi risiko berkembangnya karies/gigi berlubang pada bayi. “Artinya, kuman penyebab gigi berlubang pada ibu hamil akan ditransmisikan ke janin, dan meningkatkan kecenderungan janin untuk mengalami karies pula,” tegas dokter gigi yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading ini.

Begitu pula dengan morning sickness, mual dan muntah yang juga umum dialami wanita hamil. Gejala umum yang biasa terjadi pada trimester pertama masa kehamilan ini, akan menyebabkan asam lambung naik dan meninggalkan asam di dalam mulut. Di sisi lain, kondisi ini cenderung membuat mereka senang mengudap makanan manis yang bisa menyebabkan gigi berlubang. “Ini akan sangat berpengaruh dan bisa menimbulkan masalah pada gusi dan gigi. Adanya plak yang berlebih dan karang gigi akan memperburuk keadaan,” timpal drg. Esti Prasetyo.

Perawatan Gigi & Gusi
Perawatan gigi dan gusi
Karena itulah, sangat penting untuk memahami bahwa masa kehamilan akan menyebabkan berbagai perubahan pada tubuh. Salah satunya, bisa menimbulkan masalah kesehatan gigi dan gusi. Itu sebabnya pula, pada trimester pertama kehamilan, sangat dianjurkan untuk melakukan dental cleaning secara rutin, untuk mencegah kerusakan pada gigi dan gusi.

Yang pasti, kesehatan mulut dan gigi ibu hamil harus mendapat perhatian serius. Bahkan, jauh lebih baik jika dilakukan sebelum merencanakan kehamilan, atau minimal 6 bulan sebelum hamil. Menurut dokter yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran ini, salah besar jika wanita hamil, atau tengah merencanakan kehamilan, hanya melakukan konsultasi ke dokter ahli kandungan saja. Karena, kesehatan gigi dan gusi punya andil besar dalam menjamin kesehatan ibu dan kesejahteraan janin di dalam rahim.

Tapi itulah, “Selama menjadi dokter gigi, baru dua pasangan yang merencanakan kehamilan untuk berkonsultasi di sini,” ucapnya. Padahal, perawatan kesehatan gigi yang benar akan membantu meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. “Karena selama kehamilan ibu membutuhkan asupan zat makanan yang bergizi. Jika gusi dan gigi terganggu, maka selera makan akan berkurang, sehingga asupan gizi kepada janin pun menurun. Keadaan ini akan membuat janin di dalam rahim menjadi tidak sehat,” ujarnya, seraya berharap, akan semakin makin banyak pasangan yang berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum merencanakan kehamilan.

Tips  Merawat Gigi Ibu dan Bayi di Dalam Rahim


Untuk memperoleh kehamilan yang sehat, jagalah kesehatan gigi dan gusi dengan menyikat gigi secara teratur. Gunakan sikat gigi berbulu halus, dan lakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala.

Jika mengalami nausea dan muntahmuntah, segera berkumur dengan segelas air yang telah dicampur dengan 1 sendok teh baking soda. Larutan ini berfungsi untuk menetralkan asam ( keluar saat muntah )yang dapat merusak gigi dan gusi.

Konsumsi makanan bergizi sepanjang hari. Diet yang seimbang penting untuk perkembangan janin, termasuk gigi. Gigi bayi mulai berkembang pada bulan ketiga dan keenam, jadi penting untuk mengkonsumsi cukup gizi, terutama kalsium, protein, fosfor, vitamin A, C, dan D.






Posting Komentar