Nama saya Siswanto namun saya dipanggil Pakde Chon . Ini adalah beranda saya: Saya tinggal di Madiun, dan bekerja sebagai Perawat di Puskesmas ACME Corp .

Minggu, 01 April 2018

5) Kopi dan kesehatan jantung

5) Kopi dan kesehatan jantung
Periset dari  Beth Israel Deaconess Medical Center (BIDMC) dan Harvard School of Public Health, menyimpulkan bahwa minum kopi dalam takaran yang cukup dapat melindungi dari penyakit gagal jantung.

Orang yang meminum empat cangkir kopi setiap hari memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami gagal jantung sekitar 11% , dibandingkan dengan mereka yang tidak meminum kopi .

Para penulis menekankan bahwa hasil nya"memang menunjukkan manfaat yang mungkin bisa didapat, tapi seperti banyak hal lain , hal itu sangat tergantung pada seberapa banyak kopi yang Anda minum."

Manfaat lain yang mungkin
Studi telah menyarankan bahwa kopi dapat:






  • Membantu mencegah kematian dini
  • Mengurangi angka kematian
  • Melindungi terhadap sirosis
  • Mengurangi risiko multiple sclerosis
  • Melindungi terhadap kanker kolorektal

Beberapa klaim ini perlu dikonfirmasi oleh penelitian lebih lanjut.








Kamis, 15 Februari 2018

Kopi dan penyakit Parkinson

2) Kopi dan penyakit Parkinson

Periset di A.S. melakukan penelitian tentang hubungan antara konsumsi kopi dan risiko penyakit Parkinson. Penulis penelitian tersebut menyimpulkan bahwa "asupan kopi yang lebih tinggi mempunyai hubungan erat dengan kejadian penyakit Parkinson yang jauh lebih rendah" .

Selain itu, kafein dalam kopi dapat membantu mengendalikan gerakan pada orang-orang yang menderita penyakit Parkinson. Ini menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Research Institute of McGill University Health Center (RI MUHC) yang dipublikasikan di jurnal Neurology.

3) Kopi dan kanker hati








Periset Italia menemukan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko kanker hati sekitar 40%. Selain itu, beberapa hasil menunjukkan bahwa jika Anda minum tiga cangkir sehari, risikonya akan berkurang hingga lebih dari 50% .

Penulis utama studi tersebut, Dr. Carlo La Vecchia, dari Istituto Richethe Farmacologiche Mario Negri dari Milan, mengatakan "penelitian kami menegaskan klaim masa lalu yang menyebutkan bahwa kopi itu baik untuk kesehatan Anda dan terutama hati."

4) Kopi dan penyakit hati

Konsumsi kopi secara teratur terkait dengan penurunan risiko primary sclerosing cholangitis (PSC), penyakit autoimun yang jarang terjadi pada saluran empedu di hati.

Selain itu, menurut sebuah studi di Program Perawatan Medis Kaiser Permanente, California, AS, konsumsi kopi dapat menurunkan kejadian sirosis hati bagi peminum alkohol sebesar 22%.

Penulis penelitian menyimpulkan bahwa hasilnya "mendukung hipotesis bahwa ada kandungan kopi yang melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis alkoholik."

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Hepatology pada bulan April 2014, mengemukakan bahwa minum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sirosis hati. Para peneliti menyimpulkan bahwa  minum dua cangkir kopi atau lebih setiap hari dapat mengurangi risiko kematian akibat sirosis hati sebesar 66% .










Rabu, 14 Februari 2018

Manfaat kesehatan dan risiko minum kopi

Kopi dan manfaatnya bagi kesehatan


Secangkir kopi di pagi hari tidak hanya memberikan sekedar dorongan energi. Tetapi juga beberapa manfaat kesehatan, kata beberapa peneliti. Termasuk didalamnya membantu mencegah diabetes dan menurunkan risiko penyakit hati.

Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia. Tapi apakah itu benar-benar menyehatkan, atau ada juga risikonya?

Manfaat kopi

Beberapa manfaat kesehatan yang terkait dengan minum kopi meliputi melindungi terhadap diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, penyakit hati, kanker hati, dan menjaga kesehatan jantung.






1) Kopi dan diabetes
Kopi dapat membantu mencegah penyakit diabetes tipe 2. Periset di UCLA mengatakan bahwa minum kopi meningkatkan kadar protein globulin pengikat hormon seks (SHBG). SHBG mengendalikan aktivitas biologis hormon seks tubuh (testosteron dan estrogen) yang berperan dalam pengembangan diabetes tipe 2.

Dr. Simin Liu, salah satu penulis dalam penelitian ini, mengatakan bahwa ada "hubungan terbalik" antara konsumsi kopi dan risiko diabetes tipe 2.

Konsumsi kopi yang meningkat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 - peneliti Harvard School of Public Health (HSPH) mengumpulkan data dari tiga penelitian. Dalam penelitian ini, diet atau pola makan para sukarelawan dievaluasi dengan menggunakan kuesioner setiap 4 tahun, dan sukarelawan yang memiliki diabetes tipe 2 mengisi kuesioner tambahan. Secara keseluruhan, 7.269 sukarelawan menderita diabetes tipe 2.

Para periset menemukan bahwa peserta yang meningkatkan asupan kopi lebih dari satu cangkir sehari (rata-rata, peningkatan 1,69 cangkir per hari) selama periode 4 tahun memiliki risiko diabetes tipe 2 lebih rendah 11% selama 4 tahun berikutnya. , dibandingkan dengan orang yang tidak mengubah asupannya.








Kopi dan penyakit Parkinson
Baca Lebih lanjut >>>

Selasa, 21 November 2017

EP 1 SK jenis Pelayanan









































Senin, 30 Oktober 2017

11 bahan makanan untuk menurunkan kadar kolesterol darah



Cara mudah untuk menurunkan kadar kolsterol adalah dengan mengganti makanan yang kita dengan makanan dapat menurunkan kolesterol dan menurunkan lemak yang ada dalam aliran darah.

Untuk melakukan hal ini ada dua strategi yang bisa anda lakukan.
Meningkatkan asupan makanan yang dapat menurunkan LDL, yaitu partikel pembawa kolesterol berbahaya yang berkontribusi dalam penyumbatan arteri atau aterosklerosis. Dan pada saat yang sama, mengurangi makanan yang meningkatkan LDL.

Beberapa cara terbaik

Beberapa jenis makanan dapat menurunkan kolesterol dengan berbagai cara. Diantaranya adalah dengan mengkonsumsi serat larut atau soluble fiber, yang mampu mengikat kolesterol dan prekursornya didalam sistem pencernaan dan membuangnya keluar dari tubuh sebelum masuk ke sirkulasi. Cara yang lain adalah dengan mengkonsumsi lemak tak jenuh ganda / polyunsaturated fats, yang secara langsung dapat menurunkan kadara LDL. Dan beberapa cara yang lain yaitu dengan makan makanan yang mengandung sterol dan stanol, yang dapat menghalangi tubuh untuk menyerap kolesterol.







2. Barley dan berbagai biji-bijian lainnya. Seperti gandum dan oat, Barley dan beberapa jenis biji-bijian dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, terutama melalui serat larut yang terkandung didalamnya.

3. Beans. Beans sangat kaya akan serat larut. Beans juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh, artinya Anda akan merasa kenyang lebih lama setelah makan. Itulah salah satu alasan Beans adalah makanan yang berguna bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan.

4. Terong dan okra. Kedua sayuran berkalori rendah ini adalah sumber serat larut yang baik.

5. Kacang-kacangan. Beberapa studi menunjukkan bahwa memakan kacang almond, kacang kenari, kacang tanah, dan kacang lainnya bagus untuk jantung. Makan 2 ons kacang sehari bisa sedikit menurunkan LDL, sekitar 5%. Kacang memiliki nutrisi tambahan yang dapat melindungi jantung.

6. Minyak nabati. Menggunakan minyak nabati seperti canola, bunga matahari, minyak safflower dan lainnya  dapat membantu menurunkan LDL.

7. Apel, anggur, stroberi, buah sitrus. Buah ini kaya akan pektin, sejenis serat larut yang mampu menurunkan LDL.

8. Makanan yang diperkaya dengan sterol dan stanol. Sterol dan stanol adalah zat yang diekstrak dari tanaman yang dapat menghambat tubuh untuk menyerap kolesterol dari makanan. Beberapa perusahaan makanan menambahkan sterol dan stanol ke dalam makanan seperti pada margarin dan granola sampai jus jeruk dan coklat. Sterol dan stanol juga tersedia dalam bentuk suplemen. Mengkonsumsi 2 gram sterol atau stanol setiap hari dapat menurunkan kolesterol LDL sekitar 10%.

9. Kedelai. Mengonsumsi kedelai dan makanan yang terbuat dari kedelai, seperti tahu dan susu kedelai, pernah disebut-sebut merupakan cara ampuh untuk menurunkan kolesterol. Beberapa analisis menunjukkan bahwa mengkonsumsi 25 gram protein kedelai sehari (10 ons tahu atau 2 1/2 cangkir susu kedelai) dapat menurunkan LDL hingga 5% sampai 6%.

10. Ikan berlemak. Mengonsumsi ikan dua atau tiga kali seminggu dapat menurunkan LDL. Omega-3 mengurangi trigliserida dalam aliran darah dan juga melindungi jantung dengan membantu mencegah timbulnya irama jantung yang abnormal.

11. Suplemen serat.









Sabtu, 28 Oktober 2017

EP3 SK Menjalin Komunikasi Dengan Masyarakat



























Contoh SK Jenis Pelayanan Puskesmas