Minggu, 24 Juli 2016

Baby blues postpartum. Masalah kejiwaan pasca melahirkan

Apa itu baby blues syndrome dan Mengapa bisa terjadi





Jika anda pernah mengalami perasaan aneh, haru biru, gelisah tak menentu, depresi dan sebagainya setelah melahirkan, dan semakin stres karena anda tidak tahu kenapa anda mengalaminya, maka sesungguhnya anda sedang menderita baby blues.

Meskipun tidak semua mengalami hal ini, tetapi jika anda adalah salah satu yang mengalami baby blues atau depresi pasca persalinan, maka jangan tambahkan stress anda dengan perasaan tak menentu dan sedih yang berlebihan.

Baby blues biasanya menimpa ibu pada 14 hari pasca melahirkan sang buah hati. Tetapi masa terburuk dari hal ini adalah pada hari ketiga dan keempat setelah persalinan.
Pada dasarnya baby blues sindrom terjadi karena memang tubuh anda sedang mengalami perubahan yang cukup mendasar ketika melahirkan anak. Berbagai hormon dalam tubuh juga bergejolak dalam proses persalinan yang melelahkan dan semuanya mempengaruhi alam perasaan.

Memang tidak mudah untuk menenangkan diri, tetapi jika anda tahu kenapa anda merasa gelisah dan sedih setelah melahirkan, maka anda akan lebih cepat memulihkan perasaan Anda sendiri.

Gejala-gejala dari Baby blues atau depresi pasca persalinan
  • Dipenuhi oleh rasa sedih dan depresi dan disertai dengan menangis tanpa sebab.
  • Merasa tidak bertenaga atau sedikit saja.
  • Perasaan bersalah dan tidak berharga.
  • Menjadi tidak tertarik pada bayi Anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan khawatir terhadap bayinya.
  • Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan.
  • Penurunan berat badan yang disertai dengan hilangnya nafsu makan.
  • Perasaan takut menyakiti diri sendiri atau bayi
  • Tidak dapat tidur atau tidur berlebihan.\
 Bersambung ke: Tips praktis mengatasi baby blues



 



Posting Komentar