Minggu, 24 Juli 2016

Tips praktis mengatasi baby blues






1. Manjakan diri perhatikan keinginan hati anda. Jangan merasa bersalah jika anda ingin sendirian atau menonton TV. Anda tidak harus 24jam dan tujuh hari dalam seminggu dalam mengurus bayi anda. Cobalah untuk berbagi tugas dengan suami Anda.

2. Cobalah untuk melakukan hobby Anda yang agak terlupakan karena kehamilan anda. Bahkan kebiasaan bergosip bersama saudara atau teman dekat juga bisa membantu mencegah munculnya rasa gelisah yang tidak jelas arahnya.

3. Istirahat sebanyak mungkin, anda tidak perlu merasa bersalah jika anda merasa ngantuk dan ingin bersantai.

4. Meski teman-teman dan keluarga ingin bergantian menjenguk dan bertemu dengan bayi anda, usahakan untuk memberi jadwal dan menyisakan waktu untuk diri Anda sendiri.
Namun, jika anda tetap merasa stres dan depresi yang berkepanjangan seperti halnya artis kondang dari Amerika, Brooke Shields, maka ada baiknya anda berkonsultasi dengan dokter keluarga anda. Bisa juga dengan psikolog yang anda percayai.





Baby blues postpartum. Masalah kejiwaan pasca melahirkan

Apa itu baby blues syndrome dan Mengapa bisa terjadi





Jika anda pernah mengalami perasaan aneh, haru biru, gelisah tak menentu, depresi dan sebagainya setelah melahirkan, dan semakin stres karena anda tidak tahu kenapa anda mengalaminya, maka sesungguhnya anda sedang menderita baby blues.

Meskipun tidak semua mengalami hal ini, tetapi jika anda adalah salah satu yang mengalami baby blues atau depresi pasca persalinan, maka jangan tambahkan stress anda dengan perasaan tak menentu dan sedih yang berlebihan.

Baby blues biasanya menimpa ibu pada 14 hari pasca melahirkan sang buah hati. Tetapi masa terburuk dari hal ini adalah pada hari ketiga dan keempat setelah persalinan.
Pada dasarnya baby blues sindrom terjadi karena memang tubuh anda sedang mengalami perubahan yang cukup mendasar ketika melahirkan anak. Berbagai hormon dalam tubuh juga bergejolak dalam proses persalinan yang melelahkan dan semuanya mempengaruhi alam perasaan.

Memang tidak mudah untuk menenangkan diri, tetapi jika anda tahu kenapa anda merasa gelisah dan sedih setelah melahirkan, maka anda akan lebih cepat memulihkan perasaan Anda sendiri.

Gejala-gejala dari Baby blues atau depresi pasca persalinan
  • Dipenuhi oleh rasa sedih dan depresi dan disertai dengan menangis tanpa sebab.
  • Merasa tidak bertenaga atau sedikit saja.
  • Perasaan bersalah dan tidak berharga.
  • Menjadi tidak tertarik pada bayi Anda atau menjadi terlalu memperhatikan dan khawatir terhadap bayinya.
  • Peningkatan berat badan yang disertai dengan makan berlebihan.
  • Penurunan berat badan yang disertai dengan hilangnya nafsu makan.
  • Perasaan takut menyakiti diri sendiri atau bayi
  • Tidak dapat tidur atau tidur berlebihan.\
 Bersambung ke: Tips praktis mengatasi baby blues



 



Sabtu, 23 Juli 2016

Nutrisi memperkuat sistem imun





Bayi dan balita memerlukan nutrisi yang kompleks agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Beberapa nutrisi yang diperlukan oleh bayi untuk pertumbuhan sistem imun mereka antara lain adalah:

1. Lemak
Lemak diperlukan sebagai cadangan energi tubuh. Otak yang sedang tumbuh juga memerlukan lemak dalam takaran yang tepat dan benar. Otak menggunakan 60% dari total energi yang dikonsumsi oleh bayi, dan 60% dari otak itu sendiri adalah jaringan lemak. Sumber lemak terbaik untuk bayi adalah ASI.

2. Karbohidrat
Sebagai sumber energi, karbohidrat juga sangat diperlukan oleh bayi. Sumber Karbohidrat yang baik adalah apel, buncis, kacang polong, ASI,  produk olahan susu, buah segar, pasta, kentang, kacang kedelai, sayuran dan biji-bijian.

3. Protein
Protein adalah zat gizi yang bertanggung jawab pada pertumbuhan, perbaikan dan penggantian jaringan. 

4. Serat
Serat adalah bagian yang tidak dapat dicerna yang terdapat dalam tepung dan buah-buahan, dan merupakan pencahar alami yang membantu pembuangan sisa makanan dari dalam usus. Makanan garing dan kenyal seperti padi-padi an dan polong-polongan adalah contoh serat yang baik. Sumber serat yang lain adalah buah-buahan dan sayuran.

5. Vitamin dan mineral
Kedua  zat gizi ini sangat diperlukan oleh tubuh anak Anda walaupun dalam jumlah yang tidak besar. Ada 13 macam vitamin yang dibutuhkan yaitu A, C, D, E, K dan 8 jenis vitamin B. Sementara itu mineral yang dibutuhkan tubuh terdiri dari kalsium, fosfor dan magnesium (untuk membantu pembentukan tulang yang kuat) zat besi dan tembaga (membangun darah) seng (mendorong kekebalan tubuh) sodium dan potasium (mengatur keseimbangan air dalam tubuh) serta beberapa mineral lain seperti yodium dan mangan.

6. Makanan yang paling bergizi
Menurut dokter William Sears, makanan kaya gizi yang sebaiknya ada dalam menu balita adalah alpukat, brokoli, nasi merah, keju halus, telur, ikan salmon, buncis, mentega, kacang, bubur gandum, pasta, kentang, tahu dan susu.