Senin, 02 Juni 2014

Manfaat & Kekurangan susu kedelai

Meskipun susu kedelai telah lama dikonsumsi oleh masyarakat, tapi tetap saja, susu kedelai mempunyai kelebihan dan kekurangan jika kita memilih untuk minum susu kedelai. Akan lebih baik jika kita mempertimbangkan dengan melihat apakah manfaatnya lebih besar daripada kerugiannya ketika kita minum susu kedelai.

Apakah susu kedelai itu?






Susu kedelai merupakan minuman yang terbuat dari kedelai. Setelah kedelai direndam, biasanya pada malam hari, kemudian ditumbuk menjadi "bubur" dan direbus untuk mendapatkan rasa yang lebih enak dan lebih jernih. Air rebusan tersebut kemudian didinginkan. Setelah dingin, susu kedelai siap untuk diminum.

Nilai gizi susu kedelai


Susu kedelai sangat kaya akan gizi dan protein. Susu kedelai mengandung isoflavon (zat alami yang dapat bertindak sebagai estrogen dalam tubuh dan memiliki fungsi sebagai pelindung). Susu kedelai rendah lemak dan bebas kolesterol.

Tidak hanya mengandung banyak gizi, susu kedelai juga mengandung protein dalam jumlah yang cukup.

Menurut para peneliti kanker payudara, isoflavon dalam susu kedelai memiliki kemampuan seperti estrogen, dan merupakan zat yang dapat memerangi kanker payudara. Susu kedelai tidaklah berbahaya bila dikonsumsi dalam bentuk makanan yang bervariasi dan dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Susu kedelai untuk menurunkan kolesterol


manfaat-susu-kedelai
Pada bulan Oktober 1999, Food and Drug Administration mengakui kedelai sebagai makanan untuk menurunkan kolesterol. Namun, susu kedelai harus memenuhi batasan yang jelas untuk dapat memenuhi syarat sebagai minuman penurun kolesterol. Susu kedelai yang diperdagangkan sebagai minuman untuk menurunkan kolesterol seharusnya mengandung 6,25 g protein kedelai per porsi.

Bebas laktosa

Susu kedelai merupakan alternatif bagi mereka yang alergi terhadap susu sapi. Dan juga alternatif lain bagi mereka yang menderita intoleransi laktosa. Susu kedelai memberikan protein dalam jumlah yang cukup bagi orang-orang yang membutuhkan nutrisi tanpa efek yang terjadi seperti ketika mengkonsumsi susu sapi.

Memiliki rasa yang tidak biasa

Susu kedelai memiliki rasa seperti kacang yang biasanya tidak terlalu disukai oleh orang Barat. Karena alasan ini, biasanya mereka memasukkan perasa lain seperti vanili atau cokelat untuk mengurangi rasa kacang tersebut.

Karena rasa susu kedelai tidak terasa seperti susu sapi, dibutuhkan beberapa waktu untuk membiasakan diri. Anak-anak biasanya tidak suka dengan rasa susu kedelai. Mulailah minum susu kedelai sedikit demi sedikit dan pada waktu-waktu tertentu untuk melihat reaksi tubuh Anda.

Mengandung lebih sedikit kalsium

Susu kedelai tidak mengandung kalsium alami dibandingkan dengan susu sapi yang mengandung kalsium yang tinggi. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa mengkonsumsi suplemen kalsium mungkin jika Anda ingin beralih ke susu kedelai. Namun biasanya susu kedelai yang dijual dipasaran telah diperkaya dengan kalsium.

Jangan terlalu sering minum susu kedelai karena hal ini dapat menyebabkan masalah di perut seperti nyeri dan banyak gas. Susu kedelai dapat berhubungan dengan  masalah tiroid dan organ reproduksi, terutama jika diminum sejak usia muda.






Posting Komentar