Selasa, 18 Desember 2012

Mengenal plastik dan bahayanya serta tindakan pencegahannya

Bahaya plastik dan tindakan pencegahannya

mengenal-plastik-dan-bahayanya
Ada sebuah pertanyaan yang kurang disadari atau bahkan seringkali diabaikan oleh masyarakat yaitu amankah plastik digunakan untuk air kemasan dan  minuman atau makanan yang lain. Jika Anda ingin tahu risiko apa yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan plastik, dan bagaimana cara menghindarinya, apa yang kita perhatikan dan apa yang ada di balik kode yang tercantum dalam kemasan plastik, baca artikel di bawah ini.

Teori tentang bahaya plastik
Puluhan studi tentang bahay plastik dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa bahan kimia makanan dan air yang dikemas dalam, yang masuk ke dalam tubuh kita, dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan. Dan mengingat bahwa keberadaan plastik yang telah menyebar luas dalam kehidupan kita,  ini adalah hal yang berbahaya.

Apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari?
Perusahaan-perusahaan plastik yang memproduksi plastik yang lebih tahan lama dan lebih fleksibel sebagai pembungkus makanan dengan menambahkan berbagai bahan kimia, yang disebut plasticizers. Jika kualitas plastik tidak baik dan / atau di bawah "kondisi yang aman ", misalnya penyimpanan yang salah, penggunaan kembali kemasan bekas yang sudah dipakai , maka residu dari plasticizer dan bahan kimia lainnya dalam plastik tersebut, seperti stabilizer dan pewarna plastik, akan masuk kedalam bahan makanan, baik makanan padat ataupun cair yang akhirnya kita konsumsi dan masuk dalam tubuh.

Dari manakah asal dari zat-zat berbahaya tersebut?

Sebagian besar bahan kimia dalam plastik sangatlah beracun, dan beberapa dari zat tersebut bertindak sebagai " endocrine disruptive / pengganggu endokrin ", dengan meniru aktivitas dari estrogen dan mengganggu sistem hormon pada pria dan wanita. Bahaya yang terbesar terletak pada bahan kimia yang tidak dapat dimetabolisme dan dibuang atau sangat sulit dikeluarkan yang akhirnya menumpuk didalam tubuh. Oleh karena itu, setiap kali kita mengkonsumsi makanan atau menuman dari  kemasan plastik, maka zat beracun baru akan masuk kedalam tubuh dan  menambahkan racun yang sudah ada dalam tubuh, sehingga konsentrasinya terus meningkat. Maka, terjadilah  toksisitas kronis dan kerusakan pada  berbagai organ tubuh terutama pada  individu yang sangat  sensitif yaitu bayi dan anak-anak, yang dapat menimbulkan berbagai jenis  penyakit, seperti gangguan endokrin, kelainan genetik, sistem kekebalan tubuh dan sistem reproduksi kurang aktif, gangguan metabolik, diabetes, obesitas , gangguan kardiovaskular, gangguan di otak, sistem saraf, ginjal, hati dan sendi, keganasan, dll.

Apakah tidak ada peraturan tentang penggunaan plastik?

 


Uni Eropa (UE) telah menetapkan  "level aman" untuk bahan kimia beracun dalam makanan. Mereka telah menetapkan peraturan khusus tentang keamanan makanan, terutama  makanan yang  menggunakan  wadah plastik, sehingga  aman untuk digunakan, dan tidak membahayakan kesehatan manusia .

Namun, harus kita ketahui  bahwa walaupun peraturan Uni Eropa dalam hal penggunaan plastik sangat ketat, tapi hukum di negara-negara ketiga, seperti Cina, yang  mana negara kita sering mengimpor bahan-bahan plastik dalam jumlah besar, mungkin cukup longgar!

Sadar , ya!, tapi jangan panik!

Tindakan yang ideal adalah dengan tidak menggunakan plastik  sama sekali agar tidak kita tidak terkontaminasi oleh  bahan kimia apapun. Tapi ini tidak mungkin. Pertanyaan yang penting sekarang adalah bukan apakah ini" berbahaya atau tidak ", tetapi "apa yang harus kita lakukan untuk membatasi penggunaan plastik, setidaknya untuk makanan dan minuman  Anda."

Apa yang harus diperhatikan?

Cara bijak untuk menjaga kesehatan adalah dengan memperhatikan simbol khusus yang menunjukkan jenis plastik yang dibuat. Simbol tersebut terdiri dari tiga panah yang membentuk segitiga dengan  nomor kode di pusat segitiga, yang terkadang  disertai dengan huruf Latin pertama dari nama kimia plastik tersebut. Tidak ada ketentuan khusus dari  pemasangan simbol tersebut (misalnya untuk botol air dapat ditemukan di dasarnya, atau  cangkir plastik pada tutupnya). Dalam beberapa kasus, simbol segitiga tersebut mungkin hilang, tapi kode nomor atau huruf Latin biasanya tetap ada.

Setiap  wadah  kosong yang dijual untuk wadah makanan, biasanya  disertai dengan kata-kata "cocok untuk makanan “ atau simbol gelas / sendok dan garpu.
Simbol-simbol dalam plastik

* Kode 2, 4 dan 5 secara umum dianggap aman.
* Nomor 1 digunakan untuk menandakan kemungkinan ketidakseimbangan hormon.
* Kode 3, yang penggunaannya telah sangat dibatasi, bersifat karsinogenk dan mengganggu sistem kardiovaskular.
* Kode 6 ,  kemungkinan bersifat  karsinogenik.
* Kode 7, dianggap sangat berbahaya. Ini berisi beberapa zat beracun yang tidak disebutkan pada kemasan, di antaranya bisphenol-A (BPA).
Bagaimana untuk menghindarinya

* Jangan menggunakan wadah plastik untuk kopi. Suhu tinggi dapat memudahkan  perpindahan bahan kimia dari plastik kedalam makanan. Bahan kimia dapat larut dengan mudah dalam cairan panas (kopi / teh panas) dan minuman  yang mengandung alkohol dan makanan atau minuman yang  asam atau banyak mengandung  minyak.
* Pilihlah wadah kaca atau gelas karena  pada umumnya tidak mudah terpengaruh oleh suhu.
* Atau, pilihlah karton daripada plastik.
* Jika gelas menggunakan tutup plastik, hindari kontak dari tutup plastik tersebut dengan makanan atau minuman, setidaknya saat masih hangat.
* Batasi penggunaan non-stick cookware / anti lengket (beberapa bahan pelapis dari peralatan ini ada yang dilarang untuk digunakan), Lebih baik menggunakan  panci baja, tanah liat, porselen atau kaca bening untuk memasak.
* Hindari makanan yang terlalu berlemak yang dibungkus dengan plastik, misalnya keju, mentega, daging.
* Berhati-hatilah terhadap kemasan-kemasan, kaleng logam misalnya, yang  dilapisi plastik untuk  wadah makanan berlemak.
* Jika Anda punya bayi, lebih baik memilih botol kaca.
Tetapi jika Anda tidak bisa menghindari penggunaan wadah  plastik karena alasan tertentu, setidaknya anda harus  memastikan bahwa anda menemukan nomor kode atau tanda pada kemasan plastik tersebut, dan tentu saja  Anda harus memilih kode yang dianggap lebih aman.
* Hindari untuk penggunaan  peralatan plastik untuk makanan panas.
* Jangan pernah membungkus minuman yang sangat panas, seperti kopi atau teh dalam gelas atau wadah plastik.
* Jangan menyimpan cairan yang sangat asam atau minyak dalam botol plastik.
* Jangan menggunakan wadah plastik yang dirancang khususn untuk wadah  makanan tertentu untuk menyimpan makanan atau minuman lain, misalnya botol air kemasan untuk minyak.
* Jangan menyimpan makanan dalam wadah plastik pada saat masih panas. Biarkan dinginterlebih dahulu.
* Sebaiknya patuhi  aturan yang mengatakan bahwa botol air plastik yang aman adalah yang hanya digunakan satu kali saja. Jangan menggunakannya untuk wadah air atau cairan lainnya berulang kali!
* Jangan menggunakan gelas dan piring plastik yang dirancang  untuk penggunaan tunggal berkali-kali.
* Bacalah petunjuk pada kemasan makanan (misalnya : hindari  botol air terkena suhu tinggi) dan ikutilah petunjuk ini dengan baik.
* Jika anda makan makanan berlemak yang dikemas dalam wadah plastik, iris tipis dan buan seluruh permukaan makanan yang terkena permukaan plastik.
* Jangan pernah mencuci piring plastik dalam mesin cuci piring. Cucilah hanya dengan tangan, jangan menggosok terlalu keras dan jangan  menggunakan pembersih yang keras.
* Pastikan untuk membuang setiap wadah plastik yang rusak atau memiliki goresan.







Minggu, 16 Desember 2012

Pencegahan penyakit jantung koroner

 Tips untuk mencegah penyakit jantung koroner : 




  • Periksa ke dokter secara teratur.
  • Hindari atau kurangi stres sebisa mungkin. 
  • Jangan merokok. 
  • Mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang yang rendah lemak dan kolesterol, dan  beberapa porsi buah-buahan dan sayuran setiap hari. 
  • Berolah raga secara teratur. Jika berat badan Anda normal, lakukan olah raga ringan setidaknya 30 menit setiap hari. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, para ahli menganjurkan untuk melakukan olah raga 60 - 90 menit setiap hari. 
  • Jaga tekanan darah Anda agar tetap bawah 130/80 mmHg.Jika Anda memiliki diabetes atau penyakit ginjal kronis, tekanan darah anda harus tetap di bawah 140/90
  • Jaga agar kadar kolesterol dan gula darah tetap normal. 
  • Kurangi asupan alkohol (satu gelas sehari untuk wanita, dua untuk pria). Menurut para ahli, mengkonsumsi alkohol dalam jumlah terbatas seperti disebutkan diatas,  dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Namun, minum dalam jumlah yang banyak justru  berbahaya bagi kesehatan jantung. 
  • Jika Anda memiliki satu atau lebih faktor risiko untuk terkena penyakit jantung koroner, konsultasikan dengan dokter Anda tentang kemungkinan meminum aspirin untuk membantu mencegah serangan jantung atau stroke. Anda mungkin akan diresepi aspirin dalam dosis rendah jika keuntungan yang diperoleh lebih besar daripada risiko efek samping dari aspirin pada sistem pencernaan.
Pedoman baru tidak lagi merekomendasikan penggunaan terapi penggantian hormon (hormon replacement), vitamin E atau C, antioksidan, atau asam folat untuk mencegah penyakit jantung. Penggunaan terapi hormon pada wanita yang medekati menopause atau yang telah mengalami menopause masih dalam perdebatan saat ini.

Artikel terkait Penyakit :







Senin, 03 Desember 2012

Pengobatan Penyakit Jantung Koroner

Pengobatan PJK (Penyakit Jantung Koroner)




Anda mungkin akan diminta untuk meminum  satu atau lebih obat-obatan untuk mengobati tekanan darah, diabetes, atau untuk menurunkan kadar kolesterol. Ikuti petunjuk dokter Anda cermat untuk membantu mencegah agar penyakit anda tidak semakin buruk.

Tujuan dari  pengobatan pada orang-orang  dengan  penyakit jantung  koroner:

  • Tekanan darah kurang dari atau sama dengan 140/90 (bahkan harus lebih rendah untuk pasien dengan diabetes, penyakit ginjal, dan gagal jantung)
  • Kadar Glikosilasi hemoglobin atau Glycosylated hemoglobin  (HbA1c) kurang dari atau sama dengan 7%
  • Kadar  kolesterol LDL kurang dari atau sama dengan 100 mg / dL (bahkan perlu lebih rendah untuk beberapa pasien)

Pengobatan pada penyakit ini tergantung pada gejala yang anda miliki dan seberapa parah penyakit ini. Dokter Anda mungkin akan memberi satu atau beberapa jenis obat-obatan untuk mengobati penyakit jantung koroner, termasuk:
  • ACE inhibitor untuk menurunkan tekanan darah dan melindungi jantung dan ginjal.
  • Aspirin, dengan atau tanpa clopidogrel (Plavix) atau prasugrel (Effient) untuk membantu mencegah penggumpalan darah agar tidak terbentuk  di arteri, yang akan  mengurangi resiko Anda terkena serangan jantung. Tanyakan kepada dokter Anda jika Anda harus meminum  obat.
  • Beta-blocker untuk menurunkan detak jantung, tekanan darah, dan penggunaan oksigen oleh jantung. Ini akan mengurangi risiko aritmia dan meningkatkan kelangsungan hidup setelah serangan jantung atau gagal jantung.
  • Kalsium channel blockers untuk mengendurkan  arteri, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi tekanan didalam jantungDiuretik untuk menurunkan tekanan darah dan mengobati gagal jantung kongestif
  • Nitrat (seperti nitrogliserin) untuk menghentikan nyeri dada dan meningkatkan suplai darah ke jantung
  • Statin untuk menurunkan kadar kolesterol

Jangan pernah berhenti meminum salah satu dari obat-obatan ini dengan mendadak. Berbicaralah dengan dokter Anda terlebih dahulu. Menghentikan obat ini dengan tiba-tiba dapat membuat angina lebih parah atau menyebabkan serangan jantung.

Prosedur dan operasi yang digunakan untuk mengobati penyakit jantung koroner meliputi:
  • Angioplasty dan penempatan stent, yang disebut intervensi koroner perkutan / percutaneous coronary interventions (PCIs)
  • Operasi bypass arteri koroner
  • Bedah jantung minimal invasif

Perubahan gaya hidup adalah sangat penting. Dokter Anda mungkin meminta kepada Anda untuk:
  • Menghindari atau mengurangi jumlah garam (natrium) dalam makanan Anda
  • Mengkonsumsi  pola makan untuk  jantung sehat - salah satu diantaranya  adalah makanan  rendah lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans
  • Melakukan  olahraga secara teratur dan menjaga berat badan yang sehat
  • Menjaga kadar gula darah Anda tetap bawah kendali dengan ketat jika Anda menderita  diabetes
  • Berhenti merokok

Harapan (prognosis)

Setiap orang memiliki tingkat kesembuhan yang  berbeda. Beberapa orang bisa menjadi lebih  sehat dengan mengubah pola makan mereka, berhenti merokok, dan minum obat sesuai dengan apa yang diresepkan dokter. Orang lain mungkin memerlukan prosedur medis lanjutan seperti angioplasty atau operasi.

Meskipun berbeda pada setiap orang, namun, deteksi dini PJK umumnya memberikan  hasil yang lebih baik.

Komplikasi :
  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Angina tidak stabil
  • Kematian mendadak

Memanggil penyedia layanan kesehatan Anda

Jika Anda memiliki faktor risiko PJK, hubungi dokter Anda untuk mendiskusikan pencegahan dan pengobatan yang dapat dilakukan.

Segera hubungi dokter Anda, nomor darurat, atau pergi ke ruang darurat jika Anda merasakan:
  • Angina
  • Sesak napas
  • Gejala serangan jantung

Artikel terkait Penyakit :







Sabtu, 01 Desember 2012

Gejala-gejala penyakit jantung koroner

Gejala-gejala penyakit jantung koroner biasanya sangat jelas, tapi pada beberapa kasusu Anda mungkin  memiliki penyakit ini dan tidak merasakan gejala apapun.

gejala-gejala-penyakit-jantung-koroner
Nyeri dada atau ketidaknyamanan di dada (angina) merupakan gejala yang paling umum dirasakan oleh penderita. Anda mengalami rasa sakit ini ketika jantung anda tidak mendapatkan darah atau oksigen yang cukup. Tingkat  rasa sakit ini bervariasi dari orang ke orang.
  • Nyeri ini mungkin terasa hebat, seperti ada orang yang memeras jantung Anda. Dan biasanya terasa di belakang  tulang dada Anda (sternum), tetapi bisa juga terasa di leher, lengan, perut, atau punggung bagian atas.
  • Rasa sakit biasanya terjadi ketika anda  beraktivitas atau ketika emosi sedang meluap, dan hilang dengan sendirinya  dengan istirahat atau minum obat yang disebut nitrogliserin. 
  • Gejala yang lain termasuk sesak napas dan rasa lelah karena beraktivitas (pengerahan tenaga).

Perempuan, orang tua, dan orang-orang dengan diabetes lebih mungkin untuk memiliki gejala-gejala lain selain nyeri dada, seperti:
  • Kelelahan
  • Sesak napas 
  • Rasa lemah

Tanda-tanda  dan tes untuk penyakit jantung koroner





Banyak tes yang dapat membantu mendiagnosa PJK. Biasanya, dokter akan menganjurkan anda untuk menjalani  lebih dari satu tes sebelum dia membuat diagnosis pasti.
Tes-tes ini  mungkin meliputi:
  • Koroner angiografi / arteriografi (Coronary angiography / arteriography) – adalah prosedur invasif yang dirancang untuk mengevaluasi arteri jantung dengan x-ray
  • CT angiography - cara non-invasif untuk melakukan angiografi koroner 
  • Echocardiogram 
  • Elektrokardiogram (EKG) 
  • Elektron-beam computed tomography (EBCT) untuk mencari kalsium pada lapisan arteri – semakin banyak kalsium, semakin lebih tinggi kemungkinan  Anda untuk terkena PJK 
  • Test latihan stress / Exercise stress test 
  • Magnetic resonance angiography 
  • Pemindaian Nuklir / Nuclear scan
  •  

Artikel terkait Penyakit :